Cara Menanam dan Merawat Bunga Krokot di Rumah Untuk Pemula

Josefbulvasociety – Nama lain dari krokot adalah Moss Rose. Krokot memang merupakan bunga dengan warna yang sangat indah, sehingga tidak heran jika banyak digunakan sebagai tanaman hias. Banyak masyarakat perkotaan yang menanam bunga ini untuk hiasan, namun hal ini berbeda dengan yang terjadi di pedesaan dimana masyarakat masih menganggap krokot sebagai tanaman liar yang tumbuh sembarangan bahkan dianggap sebagai gulma.

Berikut simak langkah-langkah Papan Bunga Makassar menanam bunga krokot agar hasil maksimal, yaitu:

1. Persiapan tanah krokot

Pot yang digunakan untuk pembungaan tanaman krokot dapat dibuat dari kantong plastik atau pot jenis ember plastik atau tanah liat. Untuk keperluan seperti bunga hias, sebaiknya memilih menggunakan ember penanam karena akan menambah kesan estetis dan mudah diletakkan di bawah atau digantung. Pilih pot berukuran kecil hingga sedang.

2. Mengisi dengan tanah dalam pot

Untuk menanam bunga krokot ini, kami menggunakan tanah humus. Cara membuat humus bumi adalah sebagai berikut:

– Kumpulkan sisa-sisa daun kering atau akar halus, polong, serbuk gergaji dan tanah gembur.
– Untuk mencampur semuanya
– Buat sedikit larutan EM4, yang terdiri dari melarutkan 1 sendok makan gula pasir/tetes gula tebu dalam 1 liter air kemudian tambahkan bakteri EM4 dan diamkan selama minimal 24 jam.
– Taburkan larutan EM4 di tanah pot dan aduk rata
– Tutupi tanah dan tunggu sekitar 2 minggu.
– Hasil penguraian sampah organik dari kompos dengan tanah akan menjadi tanah humus yang gembur dan baik untuk ditanami bunga kerokot.

3. Pengadaan pupuk dasar tanaman krokot berbunga flowering

Tanah humus yang sudah jadi dimasukkan ke dalam wadah pot, kemudian diberi pupuk dasar lagi. Metodenya adalah sebagai berikut:

– Tanah pot digali di tengah.
– Isi bagian bawah dengan pupuk organik butiran yang banyak dijual di toko pertanian, yaitu hanya 1 lapis per pot.
– Tutupi tanah dan sirami tanah.
– Sekarang tanah sudah siap untuk ditanami.

4. Tanam benih bunga krokot

Tanaman berbunga krokot dapat ditanam melalui biji atau potongan batang. Tetapi jika Anda ingin tanaman krokot Anda bertahan lebih lama, gunakan metode tumbuh dari biji. Prosedurnya adalah sebagai berikut:

– Buat lubang di tengah pot sedalam 2 cm.
– Isi lubang dengan biji krokot
– Setiap pot bisa ditanami 1 sampai 3 bunga krokot tergantung ukuran pot.
– Tutup lalu siram dan tunggu hingga tumbuh.
– Setelah benih tumbuh, jangan langsung meletakkan pot di tempat yang hangat. Tempatkan pot terlebih dahulu di tempat yang teduh agar tanaman lebih cepat tumbuh. Setelah usia 1 minggu, Anda dapat mulai menempatkannya di mana pun Anda inginkan.

5. Penataan pot krokot

Untuk penataan planter berukuran sedang, Anda bisa meletakkannya di depan teras dekat tiang penyangga teras. Hindari menempatkan bunga krokot di sudut kanan dan kiri teras Anda, karena tanaman krokot ini biasanya tidak tumbuh tinggi. Sedangkan untuk pot kecil, lokasi terbaik digantung di teras rumah Anda.

6. Irigasi tanaman krokot berbunga

Penyiraman tanaman krokot berbunga dilakukan secara teratur, dengan memperhatikan kelembaban di dalam tanah. Untuk pot yang diletakkan di bawahnya bisa disiram setiap 5 hari sekali sedangkan untuk pot yang digantung sekitar 3 hari sekali.
Jika ingin tanaman tumbuh lebih cepat, maka air untuk menyiram tanaman bisa terlebih dahulu dicampur dengan pupuk organik cair.

7. Penyiangan

Padahal, jika ditanam di dalam pot, penyiangan juga akan sangat jarang. Anda mungkin hanya perlu menyiangi sebulan sekali atau bahkan lebih jarang. Ini karena tanaman pot memiliki permukaan tanah yang lebih sedikit dan oleh karena itu lebih sedikit peluang pertumbuhan gulma.

8. Pemupukan lanjutan tanaman krokot berbunga

Karena tanaman ini cepat tumbuh dan bisa tumbuh subur dengan perawatan yang minim, kita tidak perlu pemupukan NPK. Yang perlu kita tambahkan hanyalah pupuk dasar setiap 2-3 bulan sekali. Untuk aplikasi yang mudah, gunakan pupuk organik butiran. Untuk melakukan ini, ia menggali tanah di tepi pot dan kemudian mengisinya dengan butiran pupuk organik. Tutupi pupuk kemudian bilas dengan air.

9. Penggantian tanaman bunga krokot
Pada umumnya tanaman yang tumbuh dari biji dapat hidup hingga 5-6 bulan, sedangkan untuk model vegetatif batang biasanya hanya bertahan 3 bulan atau kurang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengganti tanaman jika tanaman mulai mendekati batas umurnya. Tanaman yang hampir mati akan menunjukkan gejala seperti:

– Daun mulai menguning dan mengering.
– Batang menyusut saat kering
– Daunnya mulai berguguran.
– Tidak ada lagi bunga.

10. Pengendalian hama dan penyakit disease
Hama yang paling umum menyerang tanaman ini adalah serangga, baik ulat maupun semut. Anda dapat menggunakan semprotan insektisida untuk mengatasinya. Sedangkan penyakit yang menyerang tanaman krokot berbunga sebenarnya sangat jarang, bakteri dan jamur patogen dapat menyerang akar tanaman hingga tanaman mati.

Atasi hal tersebut dengan memberikan fungisida jika tanaman layu meskipun disiram. Jangan menyiram tanaman terlalu sering karena dapat menyebabkan akar membusuk.

Sumber: Florist Makassar