Sering Lelah dan Sakit Kepala, Tanda Darah Tinggi?

Josefbulvasociety –¬†Gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi jarang terlihat, bahkan dalam fase yang sangat berbahaya. Artinya, sepertiga dari penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) di dunia masih belum menyadari bahwa tubuhnya sedang digerogoti oleh penyakit tersebut. Anda harus memiliki pengetahuan tentang ciri-ciri tekanan darah tinggi. Menurut JNC-7, tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Tekanan darah diklasifikasikan sebagai pra-hipertensi bila mencapai sistolik 120-139 dan diastolik 80-89 mmHg. Bila tekanan darah sistolik 140-159 mmHg dan diastolik 90-99 mmHg termasuk dalam kategori hipertensi derajat 1 .

Sebagai harapan, ciri-ciri tekanan darah tinggi itulah yang perlu diketahui

1. Sering merasa lelah dan lemas

Ketika tekanan darah tinggi terjadi, jantung bekerja ekstra dan menjadi lebih besar. Saat jantung membesar, organ penting ini akan membutuhkan lebih banyak oksigen. Namun, jantung akan kesulitan menjaga aliran darah yang baik. Akibatnya, penderita tekanan darah tinggi akan merasa lelah dan tidak mampu melakukan aktivitas fisik.

2. Nyeri dada

Penyempitan pembuluh darah bisa menyumbat pembuluh darah di jantung. Akibatnya aliran darah ke otot jantung terganggu dan menyebabkan otot mengalami oksigen dan nutrisi. Ini dapat menyebabkan nyeri dada dan bahkan serangan jantung.

3. Sakit kepala parah

Tanda pertama dari tekanan darah tinggi adalah sakit kepala yang parah. Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa tekanan darah tinggi menyebabkan sakit kepala yang parah? Sifat tekanan darah tinggi ini terjadi karena otak merasakan tekanan dan dapat menyebabkan darah bocor keluar dari otak. Kemudian edema atau pembengkakan bisa terjadi di otak. Pembengkakan ini memberi tekanan tambahan pada otak sehingga sakit kepala yang parah pun bisa dirasakan oleh penderita tekanan darah tinggi.

4. Masalah penglihatan

Ciri hipertensi selanjutnya adalah gangguan penglihatan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata, yang dikenal sebagai retina (tempat gambar difokuskan). Kondisi ini dikenal sebagai retinopati hipertensi dan dapat memburuk jika tekanan darah tinggi menyebabkannya tidak diobati.

5. Kesulitan bernapas

Orang dengan tekanan darah tinggi juga bisa mengalami kesulitan bernapas karena arteri yang membawa darah dari jantung ke paru-paru menyempit, sehingga darah sulit mengalir melalui pembuluh darah. Kondisi ini dikenal sebagai hipertensi pulmonal.

6. Detak jantung tidak normal

Detak jantung tidak teratur adalah salah satu ciri tekanan darah tinggi selanjutnya. Lebih khusus lagi, aritmia yang dimaksud adalah fibrilasi atrium. Jangan remehkan kondisi ini. Karena komplikasi seperti stroke, gagal jantung dan penggumpalan darah bisa terjadi.

7. Masalah penglihatan

Ciri-ciri tekanan darah tinggi selanjutnya adalah masalah penglihatan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata, yang dikenal sebagai retina (tempat gambar difokuskan). Kondisi ini dikenal sebagai retinopati hipertensi dan dapat memburuk jika tekanan darah tinggi menyebabkannya tidak diobati.

8. Darah dalam urin

Darah dalam urin atau hematuria sering terjadi pada ginjal besar dan pada penderita tekanan darah tinggi. Ini disebabkan oleh pecahnya kista atau pembuluh darah kecil di sekitar kista.

Bagaimana mencegah tekanan darah tinggi

Merupakan hal yang berharga untuk mencegah tekanan darah tinggi sebelum terlambat. Beberapa cara berikut ini adalah cara mencegah tekanan darah tinggi yang dapat Anda lakukan selain menggunakan dr laser:

  • Menjaga berat badan ideal: Orang yang kelebihan berat badan disarankan untuk segera berolahraga dan menerapkan pola makan yang sehat untuk menurunkan berat badan. Jika Anda tidak tahu berapa berat yang harus Anda capai, konsultasikan dengan dokter Anda.
  • Makan makanan sehat: Makan makanan sehat bisa menjadi cara efektif untuk mencegah tekanan darah tinggi. Anda sebaiknya mengonsumsi buah dan sayur sebagai menu makanan sehari-hari, terutama yang tinggi kalium.
  • Kurangi asupan garam: Kurangi jumlah garam dan makanan olahan yang tinggi garam. Mulailah diet tinggi garam untuk mencegah tekanan darah tinggi.
  • Olah raga secara teratur: Aktivitas fisik seperti olah raga merupakan salah satu cara untuk mencegah tekanan darah tinggi yang dapat dilakukan dengan banyak pilihan gerakan. Olahraga ringan selama 30 menit 3 kali seminggu bisa menjadi awal yang baik.
  • Pengendalian tekanan darah: Tanpa melakukan tes tekanan darah, Anda tidak akan pernah menyadari kondisi tekanan darah tinggi.